Penyebab Sembelit atau Konstipasi Paling Sering Dilakukan

Kekurangan serat menjadi penyebab sembelit atau konstipasi paling umum. Namun, tahukah Anda kalau masih ada kondisi lain yang juga bisa memicu sembelit?

Beberapa kondisi yang dapat memicu susah buang air besar ini termasuk yang sering kita lakukan, lho. Entah dengan atau tanpa disadari.

Mau tahu apa saja kondisi tersebut? Yuk! Ikuti terus informasi berikut ini.

Penyebab Sembelit atau Konstipasi Paling Sering Dilakukan Tanpa Disadari

Sembelit dikenal juga dengan sebutan konstipasi, yaitu kondisi dimana seseorang mengalami susah buang air besar lebih dari 3 hari atau kurang dari 3 kali dalam seminggu.

Gangguan ini bisa terjadi pada siapapun, termasuk anak bayi dan balita. Harus segera ditangani agar tidak memicu kondisi yang lebih parah.

Penyebab Sembelit

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang mengalami sembelit atau konstipasi, yang paling umum adalah kekurangan serat.

Namun, tanpa sadari, beberapa kondisi ini juga bisa menyebabkan Anda mengalami konstipasi atau susah buang air besar, lho.

Apa saja? Berikut beberapa penyebab sembelit atau konstipasi yang jarang disadari tapi sering dilakukan.

1. Terlalu banyak duduk dan jarang bergerak

Mungkin, belum banyak yang tahu jika kebiasaan mager alias malas gerak ditambah terlalu banyak duduk juga bisa menyebabkan Anda mengalami susah buang air besar.

Mulai merutinkan olahraga bisa menjadi awal yang baik guna menjaga kesehatan pencernaan Anda dan terhindar dari sembelit atau susah BAB.

2. Kurang minum

Dehidrasi atau kekurangan cairan dapat menghambat pergerakan usus dalam menyerap sari-sari makanan, lho. Tidak heran jika kurang minum atau cairan bisa menyebabkan Anda mengalami sembelit atau konstipasi.

Kalau Anda belum tahu, air yang masuk ke dalam tubuh kita juga dapat membantu melunakan tinja, lho. Jadi, jangan malas minum, ya!

3. Stres

Kondisi psikologi yang satu ini juga termasuk penyebab sembelit yang tidak terduga, lho. Pasalnya, tidak banyak yang tahu jika stres, baik karena pekerjaan maupun masalah lainnya dapat mengganggu sistem pencernaan di usus.

Selain stres, masalah psikis lainnya seperti kecemasan, depresi, trauma juga bisa menyebabkan Anda susah buang air besar. Yoga atau meditasi bisa jadi alternatif untuk mengurangi stres yang Anda alami.

4. Menunda buang air besar

Jika Anda memiliki kebiasaan menahan hasrat ingin buang air besar, maka berhentilah. Menunda-nunda untuk buang air besar dapat menyebabkan tinja menjadi keras, sehingga memicu Anda mengalami sembelit atau konstipasi.

5. Kondisi medis tertentu

Pada kondisi yang jarang, sembelit atau susah buang air besar juga bisa dipicu oleh kondisi medis tertentu seperti sindrom iritasi usus besar, kelebihan kalsium dalam darah, fistula atau fisura ani, diabetes, radang usus, sampai dengan kanker.

Jika sembelit yang Anda alami karena penyakit tertentu, biasanya suka di-ikuti oleh gejala lainnya. Segera lakukan pemeriksaan agar bisa ditangani sedini mungkin.

Apakah masih ada penyebab susah buang air besar atau sembelit lainnya?

Jika Anda bertanya apakah masih ada kondisi atau faktor lain yang menjadi penyebab sembelit, maka jawabannya adalah ada.

Masih ada beberapa kondisi yang diyakini dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena sembelit atau konstipasi. Dan, beberapa kondisi tersebut meliputi:

  • Kehamilan
  • Bepergian jauh untuk liburan
  • Berhenti olahraga
  • Mengalami pelvic floor dyssynergia
  • Terlalu banyak mengonsumsi produk olahan susu
  • Gangguan celiac
  • Terlalu banyak memakan daging merah

Selain itu, sembelit juga bisa muncul pada Anda yang memiliki kebiasaan mengonsumsi obat-obatan tertentu misalnya obat-obatan diuretik, suplemen zat besi, antidepresan, antipsikotik, obat pereda nyeri ataupun obat antiepilepsi.

Lalu, bagaimana dengan penyebab sembelit atau susah BAB pada anak-anak, apakah sama?

Sembelit yang terjadi pada anak-anak juga sebagian besarnya sama dengan penyebab sembelit pada orang dewasa, apalagi jika anak Anda memang memiliki kebiasaan berikut:

  1. Konsumsi makanan cepat saji, seperti burger, kentang goreng, dan lainnya.
  2. Lebih banyak diam
  3. Kurang asupan makanan berserat, seperti buah dan sayur
  4. Terlalu banyak konsumsi susu kocok atau makanan olahan gula seperti permen, biskuit dan minuman ringan lainnya.

Nah, untuk menghindari sembelit yang berkepanjangan, Anda harus segera melakukan penanganan. Caranya, Anda bisa mulai mengubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat, seperti:

  1. Memperbanyak konsumsi makanan berserat, utamanya buah dan sayur
  2. Minum minimal 8 gelas perhari
  3. Tetap olahraga
  4. Kurangi konsumsi goreng-gorengan dan makanan cepat saji
  5. Berhenti atau membatasi konsumsi makanan maupun minuman tinggi gula, apalagi gula olahan
  6. Tips lainnya bisa Anda baca disini : Cara Mengatasi Sembelit

Itu tadi sedikit informasi mengenai penyebab sembelit atau konstipasi yang bisa saya sampaikan. Terima kasih sudah menyimak, semoga informasi di atas bisa mengurangi risiko Anda mengalami susah buang air besar.

Sumber Referensi :
https://hellosehat.com/penyakit/sembelit-atau-konstipasi/
https://www.alodokter.com/setidaknya-ada-6-penyebab-susah-buang-air-besar

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*